Contact Info
Cyber 2 Tower, 34th Floor
Jl. HR Rasuna Said, Block X-5 No. 13
Kuningan Timur, Setiabudi
South Jakarta 12950
Indonesia
corsec@alamtriminerals.id +6221 2553 3060
19 December 2025
Direct Links

Kontrak Batu Bara Kokas China Cetak Pekan Terkuat Sejak Agustus

Bloomberg, Kontrak berjangka batu bara kokas China menuju kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus, didorong oleh reli berbasis sentimen yang juga mengangkat harga bijih besi dan baja.

Bahan bakar untuk pembuatan baja tersebut melemah pada Jumat, namun masih naik lebih dari 8% sepanjang pekan. Kontrak berjangka yang diperdagangkan di Dalian melonjak 6% pada Kamis.

Bijih besi berada di jalur menuju pekan terbaiknya sejak Oktober, sementara kontrak baja di Shanghai juga diperkirakan mencatat kenaikan mingguan.

Harga bijih besi dan baja sering bergerak searah dengan batu bara kokas karena komoditas ini merupakan bahan baku utama tanur tinggi (blast furnace) yang memengaruhi keseluruhan biaya produksi.

Lonjakan harga batu bara kokas didorong oleh pergeseran arus modal dan sentimen pasar, dengan meningkatnya ekspektasi terhadap kebijakan yang disebut anti-involution, kata para analis Galaxy Futures dalam catatan pada Jumat.

Anti-involution merujuk pada kebijakan pemerintah China yang bertujuan mengatasi kelebihan produksi dan persaingan yang sangat ketat di berbagai sektor.

“Ke depan, permintaan penimbunan musim dingin dari perusahaan kokas dan baja, dikombinasikan dengan pemangkasan produksi atau perawatan di sejumlah tambang batu bara menjelang akhir tahun setelah target produksi tahunan tercapai, dapat sedikit memperbaiki keseimbangan pasokan dan permintaan batubara kokas,” ujar Galaxy.

Kontrak berjangka batu bara kokas turun 2,3% menjadi 1.100,5 yuan per ton di Dalian pada pukul 11.12 waktu setempat, sehingga memangkas kenaikan mingguannya menjadi 8,4%.

Kontrak berjangka bijih besi di bursa Singapura turun 0,6% menjadi US$104,30 per ton, namun masih naik 2,2% sepanjang pekan.

Sementara itu, data Mysteel yang dirilis Kamis menunjukkan profitabilitas pabrik baja bertahan stabil dibandingkan pekan sebelumnya, menandakan margin relatif tidak berubah.

Survei tersebut juga menunjukkan tingkat pemanfaatan kapasitas pembuatan besi tanur tinggi sedikit menurun, mengindikasikan adanya penurunan tipis pada tingkat operasi.